-

Pusat Kegiatan

Guna menjaga kesinambungan dan keberlanjutan kegiatan pembelajaran dan bimbingan masyarakat di Kecamatan Marusu yang menjadi wilayah binaan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Hasanuddin, maka diperlukan suatu ruang bagi kegiatan masyarakat dalam bentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Untuk itu Ketua LPM, Prof. Dr. Hafied Cangara mengkoordinir pembagunan PKBM dengan merenovasi satu bangunan tua yang hampir roboh di Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu. Renovasi menelan biaya sekitar 30 juta rupiah yang merupakan dana sharing LPM Unhas dengan Direktorat Pendidikan Masyarakat.
 

_____________________________________________________________________________

 
Penyediaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dimaksudkan sebagai sarana untuk melanjutkan akses layanan pendidikan masyarakat sekaligus membantu meningkatkan keterampilan bermata pencaharian mandiri masyarakat Desa Nisombalia Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan Keberlanjutan program pendidikan kesetaraan dan terpenuhinya kecakapan hidup masyarakat, diharapkan program penyediaan layanan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang diupayakan oleh LPM Universitas Hasanuddin dapat tuntas dan menghasilkan masyarakat yang bisa memberdayakan dirinya secara professional dan bertanggung jawab.
 
Setelah renovasi berlangsung secara bertahap selama 6 bulan selesai, maka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat siap untuk diresmikan. Akhirnya pada hari selasa, 8 April 2008 bertepatan dengan hari pelantikan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, PKBM yang diberi nama PKBM Anak Kamase diresmikan oleh Pembantu Rektor IV, Dr. Dwia Aries Tina NK, M.A. atas nama Rektor Universitas Hasanuddin. Kegiatan peresmian berlangsung meriah dan dihadiri oleh segenap lapisan masyarakat di Kecamatan Maros.
 
Dengan pemenuhan fasilitas kegiatan belajar berupa PKBM, maka saat ini kegiatan yang diselenggarakan baik oleh Universitas Hasanuddin maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Maros serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa makin meningkat. Pengadaan sarana, prasarana, dan fasilitas belajar warga berupa alat peraga, kursi, buku-buku lemari buku, menjadi prioritas utama dalam pemberdayaan PKBM Anak Kamase. Adapun fasilitas belajar yang dibagikan kepada setiap warga belajar berupa tas belajar, buku tulis, buku gambar, buku cetak, pensil, pulpen, mistar dan lain-lain. Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin akan mengerahkan secara maksimal segala sarana dan parasarana yang dimilikinya dalam mendukung realisasi, aktualisasi, dan kesuksesan program-program pemberdayaan masyarakat di Desa Nisombalia Kabupaten Maros

Senin, 1 Juni 2009 | 15:56|
X