Pemberitahuan Revisi Proposal dan RAB Dikti Tahun 2019 dapat dilihat di SURAT PENGUMUMAN!

Revisi RTRW

Bupati Kabupaten Jeneponto, Ir Radjamilo, MP, memberi apresiasi sangat besar terhadap bantuan Universitas Hasanuddin selama beberapa waktu terakhir. Menurutnya, Unhas telah memberi banyak bantuan lewat tim ahli. Salah satunya pada penyusunan revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Jeneponto. Hal ini diungkapkan Radjamilo pada Lokakarya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Gedung Kemandirian Lokal LP2M-Unhas (Selasa,23/11/10).
 
Menurut Bupati dua periode ini, dengan kerjasama ini maka kabupaten sudah harus punya sasaran misalnya berapa data peningkatan jumlah orang miskin. “Kita harus melihat bagaimana kerjasama dengan sekitar. Kerjasama ini menjadi satuan sinergi, ini menjadi koridor untuk kami dalam menggerakkan pembangunan daerah. Harapan kami terhadap Unhas besar, karena Unhas berkarakter untuk membangun Sulsel ke depan. Apalagi ada tim Unhas, jadi tentu bisa melahirkan satu konsep,” papar Radjamilo yang disambut tepuk tangan peserta. Radjamilo juga berharap agar Dinas Tata Ruang bisa memperhatikan areal tanah yang digunakan oleh petani untuk penanaman jagung.
 
Prof Dr Dwia Aries Tina, Wakil Rektor IV, yang mewakili Rektor Unhas membuka lokakarya, mengungkapkan kekagumannya terhadap Bupati Jeneponto. “Pak Bupati bisa menjadi Bupati of the year karena sudah tidak canggung lagi berada di antara para akademisi kampus, padahal biasanya bupati itu pakai teks kalau membacakan sambutannya, sedangkan pak Radjamilo tidak,” buka Dwia disambut tawa hadirin. Menurutnya, kerjasama ini menjadi bagian dari implementasi tanggung jawab sosial Unhas. “Kalau kita mengenal ada corporate social responsibility, maka Unhas lewat renstra baru memiliki university social responsibility,” jelas dosen sosiologi ini. Dwia menambahkan kalau Jeneponto punya potensi yang besar tapi belum digarap. “Dulu kita berpikir kalau Jeneponto itu daerah miskin, ternyata potensinya besar. Ada pertambangan, perikanan, pariwisata, dan lainnya,” papar Dwia. Makanya, lanjut Dwia, Unhas sudah sedari dulu memberi perhatian lebih pada Jeneponto melalui beberapa program, seperti Sabrina dan pendampingan holtikultura.
 
Acara yang berlangsung sehari ini, dihadiri oleh sekitar 100 orang yang terdiri dari beberapa SKPD Jeneponto, Ketua dan beberapa anggota DPRD Jeneponto, dan akademisi Unhas. Prof Dr Ir Sumbangan Baja, M.Phil, Kordinator tim mengatakan kalau lokakarya ini merupakan rangkaian seminar terakhir. “Sebelumnya, kita sudah laksanakan seminar awal dan seminar tengah di Jeneponto, untuk seminar akhir, Pak Bupati meminta kita adakan di Unhas,” jelasnya. Acara ini bekerjasama sama antara Badan Perencana Pembangunan Daerah Kab Jeneponto dengan tim ahli Unhas di bawah naungan LP2M (Lembaga Peneliian dan pengabdian Masyarakat) Unhas.
 
Tim penyusun Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jeneponto 2010-2013:

  • Prof. Dr. Ir Sumbangan Baja, M.Phil (Perencana Wilayah)
  • Prof. Dr. rer nat Ir AM Imran (Geologi)
  • Prof. Dr. Nurul Ilmi Idrus, MA (Sosial Budaya)
  • Dr. Ir. Anwar Umar, MS (Kehutanan)
  • Dr. Ir. Muh Nathan, M.Agr.Sc (Pertanian/Tanah)
  • Ir. Totok Prawitosari, MS (Hidrologi dan Sumberdaya Air)
  • Ir. Muchtar Salam Solle,M.Sc (Pertanian)
  • Ir. Abd. Haris Djalante, MT (Transportasi)
  • Ir. Darwis Ali, MS (Ekonomi Pembangunan)
  • Ir. Samsu Arief, M.Si (Geographic Information System GIS)
  • Ir. Suradi Nadjamuddin, MT (Sarana/Prasarana)
  • Ir. Andi Ramlan (Survey dan Mapping)
Senin, 29 November 2010 | 16:10|
X