LPPM Unhas melalui Ketua Puslitbang Natural Heritage and Biodiversity Dr. Siti Halimah Larekeng, SP., MP bersama tim mengunjungi Badan Pengelola Geopark Maros-Pangkep sebagai bentuk perluasan kerjasama dan koordinasi terkait program yang telah dan akan dilaksanakan oleh pihak terkait di Sek. Pengelola Geopark Maros-Pangkep, Gedung Mulo, Makassar, Jumat (30/09).

Pada kesempatan ini, General Manager Geopark Nasional Maros Pangkep (GNMP) Dedy Irfan B. menjelaskan adanya 50 Geosite berdasarkan masterplan, namun difokuskan pada 13 Geosite di Maros dan 16 Geosite di Kab. Pangkep yang telah masuk ke dalam daftar kandidat UNESCO. Yadi Mulyadi, S.S., MA. selaku dosen FIB Unhas sekaligus koordinator bidang Penelitian, Perencanaan dan Pengembangan Geosite juga menambahkan peran LPPM dan Unhas yang sangat dibutuhkan dalam menginventarisasi dan mengawali riset GNMP, serta berkolaborasi.

Selain itu Ilham Alimuddin, ST., M.Gis.,Ph.D selaku koordinator Bidang Pendidikan dan kebudayaan Geopark Maros-Pangkep dan juga sekaligus Ketua Pusat Studi Kebencanaan LPPM Unhas mejelaskan maksud dari pertemuan ini akan mewujudkan pusat riset bagi GNMP. Pertemuan ini akan dilanjutkan dengan penyusunan MOU serta perumusan database kegiatan parsial untuk menjadi suatu kesatuan pengembangan program GNMP.

Kunjungan ini dihadiri pula oleh Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si, M.Psi., selaku Kepala dinas Kebudayaan dan kepariwisataan Prov. Sul-sel, Muhammad Fikri Janhari, SH (anggota bidang. Pengembangan destinasi dan industri pariwisata), Ichsan Invanni (anggota bidang Pendidikan dan kebudayaan Geopark Maros Pangkep), Nurliana. S.AP (anggota bidang Kerjasama dan Kemitraan Geopark Maros Pangkep), Asrianny, S.Hut., M.Si (dosen Konsevasi Kehutanan Unhas) dan Dott. Erwin Mansyur U.Saraka (dosen Arkeologi FIB Unhas), dan tim lainnya.