Pusat studi Kebencanaan Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan diskusi di Ruang Rapat B LPPM Unhas, Rabu (28/12).

Diskusi dipimpin oleh Kepala Pusat Studi Kebencanaan Unhas, Dr. Eng. Ilham Alimuddin, MGIS. kegiatan ini dihadiri beberapa perwakilan institusi yang berkecimpung dalam bidang kebencanaan, antara lain IKA Teknik Geologi Unhas, Pengurus Daerah Ikatan Ahli Geologi Indonesia Sulawesi Selatan dan Barat, Departemen Teknik Geologi, DMC Ikatek Unhas, dan Laboratorium DAS Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, serta dihadiri pula secara online oleh perwakilan peneliti dari P3ESuma, BMKG.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menanggapi kondisi cuaca yang ekstrim selama beberapa waktu belakang khususnya kota Makassar. Pusat studi kebencanaan Unhas mengambil Langkah sebagai upaya memahami kondisi hidrometeorologi dan dapat membangun perencanaan sebagai langkah antisipasi dampak dari kondisi ini di masa mendatang.

“Pemetaan terkini dari daerah yang terdampak banjir dari Citra Satelit Radar (Sentinel 1) yang telah diolah sedemikian rupa menghasilkan delianiasi daerah genangan yang dapat menjadi acuan untuk melakukan evakuasi dan kunjungan lapangan lebih lanjut.” Ungkap Dr. Eng. Ilham.

Muh. Syukri Turusi selaku Ketua Umum (Ketum) DMC IKATEK-UNHAS memberikan pandangan terkait pentingnya pengelolaan hexahelix bencana yang baik untuk menghasilkan program yang sesuai, sehingga dapat dilakukan pencegahan dan penanganan banjir dan longsor.

“DMC IKATEK-UNHAS sendiri sudah memiliki lebih dari 20 kelompok Danareksa Holding BUMN yang disiapkan untuk mendukung program yang diusung pusat studi kebencanaan Unhas. Selain itu kami siap membantu terkait pemberian edukasi Bencana kepada masyarakat sebagai persiapan untuk mengatasi kondisi darurat, terkhusus warga yang tinggal di Kawasan dengan resiko bencana yang tinggi,” Jelas Pak Syukri

Sumber : beritasulsel.com

https://beritasulsel.com/baca/dmc-ikatek-bersama-pusat-studi-kebencanaan-unhas-gelar-diskusi-antisipasi-bencana-banjir-di-kota-makassar