KATA PENGANTAR

Universitas Hasanuddin (UNHAS) merupakan universitas yang terus mengupayakan adanya kontribusi besar terhadap penelitian dan pengabdian masyarakat. Universitas Hasanuddin sebagai salah satu universitas terbesar di Indonesia memiliki tanggung jawab dan peran dalam mensejahterahkan peradaban manusia dalam skala lokal, nasional, dan internasional.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) diamanahkan tugas untuk menjadi wadah dalam peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian dalam lingkup Universitas Hasanuddin yang kemudian dapat diaplikasikan sebagai pengabdian kepada masyarakat. LPPM akan dikembangkan menjadi sarana untuk menggali potensi civitas akademika Universitas Hasanuddin dalam memperoleh ide penelitian yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri dalam upaya membantu mengatasi permasalahan di masyarakat. Hal ini didukung dengan peningkatan jumlah Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), pembentukan Komisi Etik Penelitian, Divisi Grant International, dan Divisi Kebijakan Riset.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Hasanuddin yang telah mempercayakan dan mengarahkan LPPM UNHAS. Atas tugas mulia ini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami berharap melalui komitmen dan rasa tanggung jawab tinggi yang kami emban ini akan menjadikan “New LPPM” UNHAS sebagai “supermarket riset” bagi civitas akademika UNHAS di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sehingga dapat membentuk suasana riset yang menggairahkan. Kami juga berharap dapat berkontribusi dalam peningkatan ide-ide cemerlang yang dibutuhkan pada era ini dalam rangka mensejahterakan masyarakat, dan membangun peradaban, bangsa, dan negara.

Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK

Ketua LPPM

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), awalnya terdiri atas dua lembaga yang berdiri sendiri. Kedua lembaga tersebut yakni Lembaga Penelitian (LP) dan Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPM). Melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin selaku Ketua Senat Universitas No.2630/H4/0/2010 tertanggal 29 Juni 2010, kedua lembaga kemudian diintegrasikan menjadi satu lembaga, yaitu Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin.

Pengintegrasian ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat pada hakikatnya merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan,dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, pertimbangan efisiensi dan efektitas pengelolaan sumber daya juga mendorong penyatuan kedua lembaga diatas.

LPPM merupakan suatu lembaga yang layak dan memiliki kapasitas dalam menyelesaikan serta mengadvokasi permasalahan yang berkembang dalam masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan pengaplikasian ilmu pengetahuan, teknologi, dan sains (Ipteks). Sebagai sub sistem dari organisasi dan tata kerja Universitas Hasanuddin, LPPM dalam operasionalnya memanfaatkan sumber daya manusia maupun fasilitas-fasilitas lain yang ada dalam lingkungan Universitas Hasanuddin.

VISI

Menjadi Pusat Unggulan Kemitraan dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Sumberdaya Insani berbasis budaya Benua Maritim Indonesia.

MISI

  1. Mengembangkan pengkajian dan penerapan Ipteks yang relevan dengan tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan, dinamika masyarakat, dan kebutuhan pembangunan.
  2. Menjalin kemitraan antara universitas sebagai lembaga pengkajian dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menumbuhkan kualitas, ketangguhan, dan daya saing berusaha dalam rangka peningkatan dan pencapaian kesejahteraan bangsa.
  3. Meningkatkan kemampuan staf pengajar, mahasiswa, mitra kerja, dan masyarakat melalui Pendidikan, Pelatihan, dan Pelayanan Ipteks guna menumbuhkan keunggulan, kemandirian, dan kapasitas kelembagaan
  1. Menjadikan LPPM Unhas sebagai pusat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui riset untuk science dan policy, serta menjadi jembatan antara universitas dan masyarakat.
  2. Mendorong para dosen untuk memiliki kemampuan inovatif dalam mengungkap misteri alam dan kehidupan manusia melalui penelitian yang bermanfaat untuk kepentingan kemajuan dan kelangsungan hidup manusia.
  3. Mendidik dan mengawal masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui sentuhan science dan teknologi (multiplier products) yang berbasis kajian akademis.
  4. Peduli universitas terhadap masyarakat sebagai bentuk University Social Responsibility (USR).

Dalam rangka penyelenggaraan penelitian lima tahun kedepan, tujuan program strategis Universitas Hasanuddin yang berkaitan dengan penelitian dan pengabdian pada masyarakat adalah terselenggaranya riset yang berkualitas internasional. Sasaran yang ingin dicapai untuk mencapai tujuan strategis tersebut adalah:

  1. Terciptanya budaya meneliti yang berkualitas dan berkesinambungan.
  2. Menghasilkan penelitian bertaraf internasional yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan Ipteksbud Benua Maritim guna meningkatkan daya saing bangsa.
  3. Terintegrasinya kegiatan riset dengan pembelajaran dan pengabdian pada masyarakat (USR = University Social Responsibility).
  4. Terwujudnya ventura akademik berbasis penelitian

Azas Kelembagaan

Program dan Kegiatan LPPM Unhas didasarkan atas tata nilai, norma serta pengorganisasian yang ditetapkan  oleh universitas sebagai suatu  sistem, dalam arti semua kegiatan  yang dilaksanakan harus secara  melembaga.

Azas Ilmu Amaliah dan Amal Ilmiah

LPPM Unhas memiliki komitmen untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta  kepekaan sosial terhadap masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Karena itu penelitian dan pengabdian  yang dilaksanakan didasarkan atas metodologi ilmiah. Dengan demikian, proses penemuan  dan  penerapannya merupakan amal yang dilandasi oleh pemikiran ilmiah dan profesional.

Azas Kesinambungan

LPPM Unhas memiliki program yang terencana dan tahapan yang logis. Program dipecahkan dalam bentuk  jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Program-program tersebut disusun secara  berkesinambungan selaras dengan Rencana Induk Penelitian (RIP) dan Rencana Strategik (Renstra) Universitas  Hasanuddin dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

Azas Edukatif dan Pengembangan

Kegiatan penelitian bersifat edukatif yang dilandasi pemikiran untuk selalu inovatif memecahkan misteri alami  dan kehidupan umat manusia, serta pengembangan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya melalui  sentuhan teknologi dan pemberdayaan potensi yang dimiliki oleh masyarakat.

Azas Kerja Sama

Kegiatan yang dilakukan oleh LPPM Unhas merupakan usaha bersama antara perguruan tinggi dengan  pemangku kepentingan (stakeholders). Hubungan kerja sama ini dijiwai semangat kekeluargaan atas dasar  kemitraan yang saling menunjang dan menguntungkan.