LPPM UNHAS Lakukan Sosialisasi Penelitian dan Pengabdian BIMA Hibah KEMENDIKTISAINTEK 2026

Rabu 24 Desember 2025– Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (LPPM UNHAS) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema Hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun Pelaksanaan 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada dosen terkait kebijakan terbaru, mekanisme pengusulan, serta strategi penyusunan proposal yang kompetitif.

Sosialisasi diikuti oleh dosen dari berbagai fakultas dan pusat studi di lingkungan Universitas Hasanuddin, baik secara luring maupun daring. Dalam pemaparannya, tim LPPM menjelaskan secara rinci skema pendanaan penelitian dan pengabdian, tahapan pengajuan proposal melalui sistem BIMA, kriteria penilaian, hingga kewajiban luaran yang harus dipenuhi oleh para penerima hibah.

Dalam sambutannya, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK(K) menekankan pentingnya peningkatan kualitas proposal agar mampu bersaing secara nasional. Program Hibah BIMA dinilai sebagai instrumen strategis pemerintah dalam mendorong riset inovatif, kolaboratif, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif yang dimanfaatkan peserta untuk berkonsultasi mengenai aspek teknis dan substansi proposal, termasuk pengelolaan anggaran dan penyesuaian tema penelitian dengan prioritas nasional. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya komitmen dosen UNHAS dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas luaran akademik.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, LPPM UNHAS berharap jumlah proposal yang diajukan dan lolos pendanaan pada Tahun Pelaksanaan 2026 dapat meningkat secara signifikan. Sebagai tindak lanjut, LPPM akan menyelenggarakan klinik proposal dan pendampingan intensif guna memastikan kesiapan para pengusul dalam mengikuti seleksi hibah secara optimal.