Dorong Pengembangan Industri Hilir, LPPM Universitas Hasanuddin dan PT. Energi Komoditi Internasional Tandatangani SPK Feasibility Study

LPPM Universitas Hasanuddin bersama PT. Energi Komoditi Internasional resmi melaksanakan penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) untuk pekerjaan Feasibility Study hilirisasi perkebunan kelapa dan pala. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penguatan kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan berbasis potensi daerah.

Penandatanganan SPK dilakukan oleh Direktur Utama Dr. H. Hendra Firmansyah, S.E., M.M. dan Ketua LPPM Universitas Hasanuddin, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK(K). Penandatanganan ini menandai dimulainya kerja sama strategis dalam penyusunan kajian kelayakan pengembangan industri hilirisasi komoditas kelapa dan pala.

Melalui kerja sama ini, tim peneliti dari LPPM Universitas Hasanuddin akan melakukan analisis komprehensif terkait potensi bahan baku, aspek teknis, ekonomi, pasar, hingga strategi pengembangan industri hilir yang berkelanjutan. Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan strategis bagi pengembangan investasi dan industri pengolahan kelapa serta pala di Indonesia.

Direktur Utama PT. Energi Komoditi Internasional, Dr. H. Hendra Firmansyah, S.E., M.M., menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sektor perkebunan nasional. Sementara itu, Ketua LPPM Universitas Hasanuddin, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK(K), menegaskan komitmen LPPM Unhas dalam mendukung kolaborasi riset dan kajian strategis yang berdampak pada pembangunan ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Kegiatan penandatanganan SPK ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara akademisi dan sektor industri dalam menghasilkan inovasi serta solusi berbasis riset untuk pengembangan komoditas perkebunan unggulan Indonesia.