PUSLITBANG SDA LPPM UNHAS Gelar Seminar Kajian Teknis Balai Benih Ikan Kerja Sama dengan PSDA LPPM UNHAS dan Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar
Senin, 9 Desember 2024 Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLITBANG) Sumber Daya Alam (SDA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (UNHAS) mengadakan seminar kajian teknis mengenai Balai Benih Ikan (BBI) yang merupakan hasil kerja sama antara Pusat Studi Sumber Daya Alam (PSDA) LPPM UNHAS dan Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar. Seminar ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan dan pengelolaan balai benih ikan sebagai salah satu solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor perikanan.
Seminar yang berlangsung di Gedung LPPM UNHAS ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk para akademisi, praktisi perikanan, serta pejabat dari Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar. Dalam seminar ini, para pembicara memaparkan hasil kajian teknis terkait pengelolaan balai benih ikan yang berfokus pada peningkatan kualitas benih ikan yang dihasilkan, serta dampaknya terhadap produktivitas sektor perikanan lokal.
Kepala PUSLITBANG SDA LPPM UNHAS, Prof. Dr. Ir. Abd. Rasyid J, M.Si, dalam sambutannya menjelaskan pentingnya balai benih ikan sebagai upaya untuk mendukung ketahanan pangan melalui sektor perikanan. “Kajian ini memberikan gambaran penting mengenai pengelolaan balai benih ikan secara teknis dan efisien, sehingga dapat meningkatkan kualitas hasil perikanan yang pada gilirannya akan berkontribusi pada ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Prof Cido.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, EVY APRIALTI,SE.,MM, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kolaborasi antara UNHAS dan pemerintah kota sangat strategis dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya alam, khususnya di sektor perikanan. “Dengan adanya balai benih ikan yang dikelola secara profesional, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan benih ikan yang berkualitas bagi para petani ikan di Makassar, yang nantinya akan meningkatkan hasil tangkapan dan produksi perikanan,” ungkapnya.
Pada seminar ini, para narasumber juga membahas berbagai aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan balai benih ikan, mulai dari pemilihan spesies ikan yang tepat, manajemen kualitas air, hingga penggunaan teknologi terkini untuk mempercepat proses pembibitan. Selain itu, disoroti juga pentingnya pelatihan dan pendampingan bagi para peternak ikan di Makassar agar dapat memanfaatkan hasil dari balai benih ikan secara optimal.
Seminar ini juga diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berbasis riset untuk pengelolaan sumber daya alam yang lebih baik, serta membuka peluang bagi pengembangan sektor perikanan di Kota Makassar. Sebagai langkah lanjutan, PUSLITBANG SDA LPPM UNHAS berencana untuk melakukan kajian lebih mendalam terkait manajemen balai benih ikan yang dapat diadopsi oleh daerah lainnya di Indonesia.
Seminar ini menegaskan komitmen PUSLITBANG SDA LPPM UNHAS dalam mendukung pembangunan sektor perikanan melalui riset yang berbasis pada pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan pro-rakyat.