Kolaborasi Riset LPPM UNHAS Bersama NEF, Langkah Strategis dalam Penelitian Konservasi Mangrove

Kamis, 13 Februari 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (UNHAS) menerima kunjungan perwakilan Kyoto University, Takura Furusama, yang juga merupakan tim riset dari Nagao Natural Environment Foundation (NEF). Pertemuan ini membahas peluang kerja sama dalam penelitian konservasi mangrove serta penguatan upaya pelestarian ekosistem kawasan Wallacea.

NEF merupakan organisasi non-pemerintah yang berfokus pada konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistem di negara berkembang, terutama di kawasan Asia-Pasifik. Melalui program Research Grant Scheme, NEF telah mendukung berbagai penelitian lingkungan, termasuk ekologi hutan, konservasi spesies langka, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Dalam pertemuan ini, Furusama menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen UNHAS dalam mengangkat isu konservasi mangrove sebagai agenda riset prioritas.

“We are happy that Indonesia has taken the initiative to address this environmental issue, which is also our concern. We hope to build a collaborative research partnership between Indonesia and Japan, specifically with Hasanuddin University,” ujar Takura Furusama.

Sebagai langkah strategis dalam mendukung riset lingkungan, UNHAS tengah merencanakan pembangunan Wallacea Research Institute, sebuah Institut penelitian yang berfokus pada kajian keanekaragaman hayati, ekosistem mangrove, serta keberlanjutan lingkungan di kawasan Wallacea. Institusi ini diharapkan dapat menjadi pusat riset unggulan yang tidak hanya memperkuat kerja sama akademik, tetapi juga berkontribusi dalam penyusunan kebijakan konservasi berbasis penelitian ilmiah.

Penawaran Kolaborasi antara UNHAS dan NEF diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama dengan mitra internasional serta memperkuat kapasitas riset dalam bidang konservasi lingkungan. Melalui sinergi ini, UNHAS menegaskan perannya sebagai institusi akademik yang berkomitmen terhadap kelestarian alam dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis keberlanjutan.