LPPM Unhas Luncurkan TRG Batch 3, 24 Peneliti Lintas Disiplin Teken Kontrak

Rabu, 9 April 2025 — Dalam rangka memperkuat ekosistem riset tematik yang berbasis kolaborasi lintas disiplin, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Kontrak Program Thematic Research Group (TRG) Batch 3, yang berlangsung di Ruang Rapat A LPPM.

Sebanyak 24 peneliti dari berbagai fakultas dan rumpun keilmuan berhasil lolos sebagai penerima dana hibah TRG Batch 3. Mereka berasal dari beragam bidang, termasuk Ekonomi dan Bisnis, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan, Pertanian, Farmasi, Teknik, serta Ilmu Kesehatan.

Dalam sambutannya, Ketua LPPM Unhas menyampaikan apresiasi kepada para peneliti terpilih, sekaligus menegaskan pentingnya optimalisasi masa pelaksanaan penelitian selama dua tahun guna menghasilkan luaran yang berdampak dan berkelanjutan.“Kami sebagai pengelola LPPM menaruh harapan yang besar atas ketercapaian luaran bagi para peneliti, dikarenakan masa waktu penelitian yang cukup panjang serta sistem pencairan dana penelitian yang dilakukan sekaligus satu tahap,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua LPPM juga mendorong seluruh ketua kelompok TRG untuk mengaktifkan kembali website TRG, yang berfungsi sebagai sarana publikasi, dokumentasi, dan penguatan jejaring kolaborasi antar peneliti.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris LPPM Unhas, Prof. Suharman Hamzah, juga menghimbau kepada para peneliti agar tetap menjalin komunikasi aktif dengan LPPM selama masa pelaksanaan riset.“Jika Bapak dan Ibu peneliti kerap menerima surat pengingat dari LPPM, mohon dimaklumi. Itu adalah bagian dari upaya kami dalam memastikan setiap tahap berjalan sesuai target dan luaran tercapai optimal,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi pemaparan teknis mengenai pengelolaan administrasi hibah, sistem pencairan, hingga mekanisme pelaporan monitoring dan evaluasi. Forum ini tidak hanya menjadi ajang penandatanganan kontrak, tetapi juga sebagai ruang penguatan pemahaman dan koordinasi lintas tim peneliti.