LPPM Unhas Gelar Monev RIIM, Evaluasi untuk Keberlanjutan Pendanaan
Selasa, 11 Februari 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin kembali menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Akhir untuk skema penelitian Riset Inovasi Indonesia Maju (RIIM) tahun kedua pendanaan. Kegiatan ini menjadi tahap krusial dalam menentukan apakah penelitian yang sedang berjalan layak mendapatkan pendanaan tahun ketiga atau tidak, berdasarkan hasil penilaian para reviewer.
Proses Monev dilakukan secara hybrid, di mana para peneliti hadir secara langsung, sedangkan tim reviewer mengikuti kegiatan melalui platform Zoom. Setiap peneliti memaparkan laporan kemajuan penelitian mereka, mencakup pencapaian target, kendala yang dihadapi, langkah strategis kedepan, serta laporan penggunaan anggaran secara rinci.
Monev ini dihadiri oleh tiga tim peneliti yang berasal dari Fakultas Peternakan.Proses evaluasi melibatkan dua reviewer substantif dan dua reviewer keuangan, yang bertugas menilai substansi serta kelayakan dalam mempertanaggungjawabkan keuangan dari setiap output dan luaran yang diajukan dalam penelitiannya. Agenda utama dalam evaluasi kali ini adalah memastikan realisasi komitmen berupa tercapainya seluruh output dan luaran yang telah disampaikan dalam proposal penelitian, sehingga setiap riset yang dilakukan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta implementasinya di masyarakat.
LPPM Unhas berharap melalui Monev ini, kualitas serta kuantitas penelitian dan pengabdian masyarakat di lingkungan universitas dapat semakin meningkat. Evaluasi ketat ini menjadi tolak ukur efektivitas pendanaan dan keberlanjutan riset, sejalan dengan visi Unhas dalam mendorong inovasi berbasis penelitian yang berdampak luas.
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||