LPPM UNHAS Conducts Monitoring and Evaluation of Grand Research on Palm Oil (GRS)
The Institute for Research and Community Service (LPPM) of Hasanuddin University held a Monitoring and Evaluation (Monev) activity for the implementation of the Grand Research Sawit (GRS) program funded by the Palm Oil Plantation Fund Management Agency (BPDPKS) on Thursday (14/8) in the LPPM Meeting Room.
Kegiatan ini dilakukan Secara Hybrid dihadiri oleh Ketua LPPM UNHAS, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK para ketua tim peneliti penerima hibah GRS, dan perwakilan dari BPDPKS. Tujuan utama pelaksanaan monev ini adalah untuk mengevaluasi capaian sementara riset yang telah berjalan sejak awal tahun 2025 serta memastikan kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan proposal yang telah disetujui.
Dalam sambutannya, Prof. Nasrum menyampaikan bahwa program GRS merupakan bentuk kontribusi nyata UNHAS dalam mendukung pengembangan riset strategis di sektor kelapa sawit.
Sebanyak 7 judul penelitian 2 di antaranya dari Unhas tercatat sebagai penerima hibah GRS tahun 2025, dengan fokus pada isu-isu strategis seperti implementasi alat peningkatan produktivitas sawit rakyat, pengelolaan limbah, pengembangan bioenergi, hingga diversifikasi produk hilir.
Monev dilakukan melalui presentasi dan diskusi langsung antara tim peneliti dan reviewer, mencakup aspek progres pelaksanaan, kendala lapangan, penggunaan anggaran, dan potensi hilirisasi hasil riset.
Kegiatan monev ini juga menjadi ajang koordinasi untuk memastikan riset dapat selesai tepat waktu dan memberikan luaran sesuai target, termasuk publikasi ilmiah, paten, dan potensi kerja sama dengan industri.
LPPM UNHAS berkomitmen untuk terus mengawal mutu dan relevansi riset yang didanai dari berbagai sumber, demi mendukung posisi Unhas sebagai perguruan tinggi riset unggulan di Kawasan Timur Indonesia.