LPPM Universitas Hasanuddin Gelar Rapat Penyusunan Rencana Strategis 2025–2029
Makassar, 12 Desember 2024 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar rapat penting dengan agenda penyusunan Rencana Strategis (Renstra) periode 2025–2029. Agenda ini dirancang untuk menetapkan arah kebijakan dan roadmap penelitian serta pengabdian masyarakat yang sejalan dengan visi dan misi universitas.Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) yang berada di bawah naungan LPPM Unhas.
Sekretaris LPPM Unhas Prof. Ir. Suharman Hamzah, Ph.D., Eng menekankan pentingnya penyusunan Renstra sebagai momentum evaluasi capaian strategis yang telah diraih sebelumnya. “Renstra kali ini harus menjadi panduan yang tidak hanya meningkatkan produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menyelaraskan arah kebijakan dengan pembangunan ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Selain itu, Renstra ini harus sesuai dengan kerangka strategis Universitas Hasanuddin,” ujar Prof Suhe.
Dalam arahannya, Ketua LPPM Unhas Prof. Dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.mk(K) menyoroti pentingnya peran Puslitbang dalam mendukung penyusunan Renstra. “Kami mendorong keterlibatan aktif dari setiap Puslitbang, tidak hanya dalam memberikan kontribusi terhadap penelitian, tetapi juga dalam pengembangan kompetensi, kapabilitas, dan pengetahuan para staf. menilik lebih jauh,eterlibatan ini diharapkan menjadi pijakan untuk membangun kolaborasi penelitian yang lebih luas dengan mitra-mitra strategis,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ketua LPPM menegaskan bahwa penyusunan Renstra ini memerlukan komitmen dan kerja sama dari semua pihak. Mengingat proses penyusunan membutuhkan waktu yang cukup panjang, seluruh pihak diharapkan dapat mengawal setiap tahapan hingga dokumen Renstra selesai dirumuskan secara menyeluruh.
Kerangka Renstra 2025–2029 ini mengintegrasikan berbagai klaster penelitian lintas Puslitbang, dengan pendekatan multidisiplin yang komprehensif. Sinergi antar-Puslitbang diharapkan mampu menghasilkan kebijakan strategis yang holistik dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat, sesuai dengan fokus keunggulan masing-masing pusat penelitian.
Melalui penyusunan Renstra ini, LPPM Unhas menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi signifikan, baik dalam pembangunan nasional maupun dalam meningkatkan reputasi akademik Unhas di tingkat internasional.