LPPM UNHAS Holds Socialization of the 2025 In-Saintek Program
Friday, August 8, 2025, the Hasanuddin University Institute for Research and Community Service (LPPM UNHAS) held a socialization event for the IN-SAINTEK 2025 Program organized by the Ministry of Higher Education, Science and Technology (Kemdiktisaintek). The event highlighted the theme “Science and Technology Inspiration, Inclusive, and Innovative to Foster Knowledgeable Individuals” and was held online via the Zoom platform.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada sivitas akademika UNHAS, khususnya para dosen dan peneliti di bidang sains dan teknologi, terkait peluang, mekanisme, dan arah strategis pendanaan riset melalui Program IN-SAINTEK Tahun 2025.
Ketua LPPM, Prof. Dr Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kapasitas riset perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global. “Melalui Program IN-SAINTEK, kita ingin menumbuhkan budaya riset yang inklusif dan inovatif, serta membentuk insan akademik yang berdaya saing tinggi di kancah nasional dan internasional” jelas Prof. Nasrum.
Acara ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdiktisaintek, yang memaparkan kebijakan terbaru, fokus bidang prioritas, serta tips dalam penyusunan proposal riset yang kompetitif. Selain itu, turut dihadirkan peneliti UNHAS.
Peserta sosialisasi yang terdiri dari dosen muda hingga peneliti senior dari berbagai fakultas saintek menunjukkan antusiasme tinggi. Diskusi berjalan dinamis, dengan berbagai pertanyaan teknis dan masukan strategis yang memperkaya pemahaman peserta terhadap arah kebijakan riset nasional.
Dengan adanya sosialisasi ini, LPPM UNHAS berharap semakin banyak peneliti yang berpartisipasi aktif dalam Program IN-SAINTEK, sekaligus memperkuat posisi UNHAS sebagai pusat unggulan riset dan inovasi di kawasan timur Indonesia.