Pelatihan Jabatan Fungsional Perencana Ahli Pertama (JFP-AP) Tahun 2024 PPKP-LPPM Unhas dan PusbindiklatrenBappenas
Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan (PPKP) – LPPM Unhas sebagai salah satu Puslitbang di bawah koordinasi LPPM Universitas Hasanuddin terus mengembangkan jejaring kerjasamanya dengan berbagai pihak K/L Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Kali ini memper kuat kerjasama dan kolaborasi dengan Pusat Pembinaan, Pendidikan danPelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Bappenas yang sudah berjalan hampir 35 tahun, sejak tahun 1989/1990 yang lalu.
Tahun 2024 ini PPKP-LPPM Unhas dan Pusbindiklatren-Bappenas kembali melaksanakan Pelatihan Jabatan Fungsional Perencana Ahli Pertama (JFP-AP). Pembukaan pelatihan dilakukan secara Daring (online) pada hari Senin, 4 November 2024. Kepala Pusbindiklatren Bappenas, Bapak Wignyo Adiyoso, S.Sos., MA., Ph.D. hadir secara online melalui platform zoom meeting memberikan sambutan dan arahan kepada para peserta dan penyelenggara pelatihan. Bapak Rektor Unhas, Bapak Prof.Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Ph.D. berkenan memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan pelatihan secara resmi lewat platform zoom meeting dariruangkerjanya.Dalamsambutannya, KapusbindiklatrenBappenasdanRektorUnhasmenekankanpadatantanganbesar yang dihadapi pemerintah, baik pada tingkat K/L maupun pada level daerah dalam mendesain rencana pembangunan nasional dan daerah dalam mengawal target ambisius pemerintahan baru mencapai pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8,0 persen pada tahun 2029 yang akan datang. Para perencana pembangunan memegang peran strategis dalam mewujudkan cita-cita tersebut, salah satunya dari para peserta pelatihan Jabatan Fungsional Perencana Ahli Pertama yang ikut pada kesempatan ini.
Dalam laporannya, Kapus PPKP-LPPM Unhas, Dr. Sultan Suhab, SE., MS.menjelaskan bahwa pelatihan JFP-AP tahun 2024 ini secara umum bertujuan untuk memberi pengetahuan dan keterampilan perencanaan Pembangunan sesuai dengan standar kompetensi perencana tingkat ahli pertama, untuk bidang kompetensi teknis perencanaan, kompetensi spesifikasi sosial, ekonomi dan spasial kepada para fungsional perencana ahli pertama, baik di K/L pemerintah maupun pemerintah daerah Kab/Kota/Provinsi. Peserta sebanyak 25 orang, para pemangku pejabat fungsional perencana ahli pertama yang berasal dari berbagai Instansi pemerintah dan pemerintah daerah, dengan rincian 6 orang dari K/L pemerintah pusat (Kemendagri, Kemenhub, KemenPANRB dan LKPPJP-Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah). Selebihnya, 19 orang dari Pemerintah Daerah Kab/Kota/Provinsi di Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.
Pelatihan JFP-AP tahun 2024 ini, selain secara substansial ditujukan untuk peningkatan kualitas tenaga perencana ahli pertama, juga menjadi pilot project implementasi dari pengembangan kurikulum pelatihan fungsional perencana yang dilakukan dalam dua tahun terakhir oleh Pusbindiklatren Bappenas bersama dengan sembilan mitra center/prodi perguruan tinggi. Salah satunya adalah PPKP-LPPM Unhas yang menjadi salah satu dari empat center/prodipelaksana uji coba kurikulum baru kelas regular tahun 2024, bersama dengan LPEM-UI, MPWK-ITB dan RCCP-UB. Bersama kurikulum baru ini, metode pembelajaran mengalami perubahan secara signifikan dari metode klasikal yang berlangsung selama ini. Pelatihan akan berlangsung dalam tiga tahapan dalam durasi waktu 6 (enam) pekan, dari tanggal 4 November hingga 13 Desember 2024. Tahapan pertama, pembelajaran Daring (online) selama dua pekan mulai tanggal 4 s.d. 15 November 2024, melalui media pembelajaran online Zoom Meeting dan didukung platform SIPENA aplikasi pembelajaran perencana. Tahapan kedua,berupa aktualisasi pembelajaran di instansi masing-masing peserta selama sepekan mulai tanggal 18 s.d. 22 November 2024. Tahapan ketiga, pembelajaran Luring (offline) selama tiga pekan mulai tanggal 25 November s.d. 13 Desember 2024 bertempat di PPKP-LPPM Kampus Unhas Tamalanrea.
Penyajian materi pembelajaran pada ketiga tahapan tersebut, merupakan gabungan ahli dan praktisi dari berbagai Program Studi di Unhas yang selama ini konsen dalam dunia perencanaan pembangunan beserta dengan para Perencana Ahli Utama (PAU) dari Bappenas. Selain itu, juga melibatkan para atasan langsung yang bertindak selaku supervisor aktualisasi pembelajaran di tempat kerja masing-masing peserta.
Manajemen dan pengelolaan pelatihan JFP-AP, baik substansial dan teknikal dalam kendali dan tanggungjawab penuh Kepala PPKP-LPPM Unhas, dengan dibantu tim Master of Training (MoT) yang dibentuk secara AdHok dengan back-up system dari tim Admin SIPENA PPKP-LPPM Unhas. Selain penyajian materi konseptual untuk pemenuhan kebutuhan wawasan dan pengetahuan perencanaan pembangunan, peserta juga akan dibekali dengan keterampilan teknis penyusunan perencanaan pembangunan dengan kompetensi spesifik perencanaan ekonomi, sosial dan spasial. Untuk melengkapi aktualisasi pembelajaran yang diperolehnya, peserta juga akan banyak diberikan kemampuan teknikal melalui latihan perencanaan, studi kasus factual serta akan melakukan field trip dengan tema-tema actual yang di pertanggungjawabkan pada presentasi dan ujian terbuka di depan supervisor atasan langsung dan supervisor dari PPKP-LPPM Unhas di akhir pelatihan. Pada pelatihan JFP-AP tahun 2024 ini, PPKP-LPPM mengangkat topik factual untuk field trip ‘Pariwisata Berkelanjutan’.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |